Kamis, 19 Februari 2009

9 Pelajar Pingsan Menjelang Upacara Penurunan Bendera

05.33 |


Sediktnya 9 pelajar SMP yang mengikuti obade upacara penurunan bendera HUT RI ke-63 pingsan. Obade yang dilangsungkan sekitar pukul 15.00 melibatkan beberapa SMP yang ada di Kota Pekalongan. Pelajar yang pingsan segera dibawa petugas Pertolongan Pertama (PP) KSR PMI Kota Pekalongan. Pertolongan menggunakan tandu atau dibopong. Para korban dibawa menuju colecting area yang sudah disiapkan di tepi selatan lapangan Mataram. Penanganan cepat segera diberikan. Umumnya penderita pingsan karena kelelahan berdiri lama. Beberapa saat dirawat, kondisi murid segera pulih. Wali sekolah dari para murid pun datang menjenguk dengan memberikan makan dan minum. Sedkit penyuluhan diberikan petugas PP KSR PMI kepada para murid. Mereka perlu memperhatikan kondisi badan masing-masing dan jangan lupa makan sebelum kegiatan upacara. Demikian disampaikan sdri Aci.Nely& Lita, KSR, sembari membuat pencatatan penanganan korban. Disampaikan juga agar murid segera keluar barisan bila badan sudah tidak tahan berdiri, sehingga tidak sampai jatuh pingsan. Penangan ini juga sekaligus mengajak para siswa untuk ikut kegiatan dan latihan PMR yang diadakan sekolahnya.

Mengisi kegiatan pawai tidak sekedarjalan beriringan. Pada kesempatan ini KSR Kota Pekalongan melakukan demo pertolongan pertama di depan podium Wakil Walikota. Demo berupa atraksi evakuasi 1 penolong, 3 penolong, dan bantuan hidup dasar & evakuasi tandu. Waktu yang diberikan panitia hanya sekitar 5 menit. Heri, KSR, mengaku persiapan ini dilakukan sekitar 2 hari dan memang ditujukan unjuk kebolehan di depan umum. Awalnya ada kendala personil yang kurang, disamping itu ada halangan dari rekan yang tiba-tiba tidak bisa hadir. Namun pada saat demo kekurangan itu bisa ditangani. Saat demo terdengar juga penonton yang tertawa, mungkin karena melihat drama sederhana yang dilakukan sesama KSR. Tepuk tangan meriah dari penonton dan undangan di tribun menyambut selesainya atraksi. Heri mengaku belum puas, ia ingin agar banyak momen lagi yang bisa diramaikan KSR /PMI Kota Pekalongan. Tujuannya untuk membentuk citra positif Lembaga Kemanusiaan ini. Hal ini juga angkat mengangkat nama PMI Kota Pekalongan dari PMI cabang yang lain di Jawa Tengah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Peliharaanku