Jumat, 16 November 2012

Ayooo Ikuti Kompetisi Film Pendek Pengurangan Risiko Bencana

04.41 |

Bencana sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia. Beragam jenis bencana mendera silih berganti, mulai karena ulah manusia seperti banjir, longsor sampai dengan bencana alam gempa, tsunami maupun gunung meletus. Begitu banyak nyawa dan harta terkorbankan sehingga membuat kualitas kehidupan menjadi lebih rentan. Kita tidak bisa menghindari bencana namun berusaha mengurangi sebesar-besarnya risiko dampak dari bencana.

Berbagai upaya bisa dilakukan untuk mengurangi risiko bencana, diantaranya memperbaiki dan berperilaku mendukung terjaganya kualitas lingkungan. Menanam pohon, mengelola sampah, hemat air dan listrik, menggunakan bahan-bahan daur ulang adalah bagian dari upaya tersebut. Lakukan mulai dari diri kita masing-masing karena manfaatnya selain bisa dinikmati oleh kita, juga sebagai warisan bagi anak-cucu kita di masa datang. Bumi adalah tempat tinggal yang harus kita jaga supaya kita bisa hidup sehat dan sejahtera.

Namun, tidak semua orang tahu apa yang harus dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Bahkan mungkin beberapa orang tidak peduli. Perlu pendekatan dengan komunikasi yang baik agar semua orang tersadarkan. Salah satunya adalah dengan media film. Saat ini film menjadi media yg penting untuk publikasi dan penyadaran.

Dari sinilah, PMI kemudian menggelar Kompetisi Film Pendek bertemakan “Pengurangan Risiko Bencana dalam Kehidupan Sehari-hari”.

Persyaratan Kompetisi Film Pendek “Pengurangan Risiko Bencana”

Syarat peserta
• Peserta berupa kelompok dengan jumlah anggota 2-5 orang (tidak termasuk cast)
• Peserta adalah warga Negara Indonesia berumur 13-25 tahun
• Peserta wajib memahami lomba dan menyepakati seluruh ketentuan lomba.
• Dapat mengikutsertakan maksimal 2 (dua) karya dengan kelompok yang sama atau berbeda.

Peraturan Lomba
1. Tema film pendek (video) yang dilombakan adalah “Pengurangan Risiko Bencana di kehidupan kita sehari-hari”.
2. Tahun produksi 2012
3. Merupakan karya orisinal, belum pernah dipublikasikan untuk kepentingan apapun dan belum pernah diikutkan lomba sejenis.
4. Menggunakan bahasa Indonesia (jika menggunakan bahasa asing atau daerah wajib mencantumkan terjemahan  bahasa Indonesia yang jelas).
5. Peserta wajib mencantumkan “Persembahan karya untuk Palang Merah Indonesia”.
6. Tidak mengandung unsur SARA, kekerasan dan pornografi.
7. Materi video merupakan segala bentuk audio video yang menyampaikan segala bentuk usaha pengurangan risiko bencana di kehidupan sehari-hari.
8. Durasi 5-10 menit termasuk credit tittle.
9. Film dikirim dalam format MP4 dan/atau AVI.
10. Sertakan poster film dalam bentuk softcopy.
11. Musik/lagu dan materi lainnya (foto, grafis, dll) yang digunakan dalam film boleh menggunakan milik orang lain selama bersifat bebas atau telah memperoleh izin dari pemilik hak  yang bersangkutan.
12. Hak cipta karya tetap menjadi milik peserta.
13. Khusus untuk kepentingan publikasi acara, penyelenggara dapat menggunakan materi foto dan/atau video karya peserta, sebagian maupun utuh.
14. Panitia tidak bertanggung jawab apabila dikemudian hari diketahui terdapat gugatan dari pihak lain yang berkaitan dengan film yang dilombakan.
15. Jika dikemudian hari ditemukan bukti bahwa karya pemedang diragukan keasliannya, maka penyelenggara berhak membatalkan dan menarik penghargaan/hadiah yang sudah diberikan.
16. Calon peserta yang sudah melengkapi semua prosedur di atas dianggap sebagai peserta.

Pengumpulan karya:
• Pengumpulan karya dalam bentuk softcopy melalui email dengan alamat email pengirim yang aktif
• Pengumpulan karya dilakukan dari tanggal 20 September 2012 – 15 November 2012.
• Peserta wajib melampirkan data berikut:
- Form pendaftaran
- Biodata aktor
- Hasil scan Form Pertanggungjawaban Orisinalitas Karya (yang telah ditandatangani di atas materai)
- Form Persetujuan Publikasi dengan hak cipta sepenuhnya milik peserta
- Penjelasan singkat tentang film, mencakup ide, judul (sinopsis) di dalam file dengan ukuran kertas A4 maksimal 2 halaman; margin atas dan bawah 3 cm; margin kiri 4 cm; margin kanan 3 cm; huruf Trebuchet MT; ukuran 12 poin; rata kiri-kanan (justify); spasi 1,5)
- Hasil scan identitas diri (KTP / kartu pelajar / kartu mahasiswa) tiap peserta (bolak balik)
- Softcopy pas foto berwarna 3×4, masing-masing peserta
- Pengumpulan karya dapat dikirim ke alamat email: festivalfilmpendekpmi@gmail.com
- Peserta wajib mengupload karyanya ke Youtube atau lainnya dan mencantumkan alamat URL-nya pada sinopsis dan form pendaftaran.
- Jika mengirim lebih dari 1 karya, maka pengiriman tetap terpisah untuk setiap karya.
- Untuk mempermudah pengiriman maka file disarankan disatukan dalam bentuk .rar ataupun .zip.
- Jika file terlalu besar maka dalam pengiriman email boleh dilakukan lebih dari satu kali dengan file yang sudah terbagi dan nama pengirim sama
- Subject pengiriman karya “Lomba Film Pendek DRR PMI”

Pemenang dan hadiah
• Peserta yang mendapatkan juara 3 besar wajib hadir pada acara pengumuman pemenang (Setiap kelompok hanya ketua atau seorang perwakilannya saja yang diundang) dengan seluruh biaya akomodasi dan penginapan ditanggung panitia.
• Peserta yang masuk 3 besar akan diumumkan pada tanggal  1 Desember 2012 di www.pmi.or.id dan akan langsung mendapatkan pemberitahuan dari panitia lomba.
• Hadiah untuk masing-masing juara adalah sebagai berikut :
- Juara I  : Rp. 20.000.000,- + sertifikat + souvenir
- Juara II : Rp. 15.000.000,- + sertifikat + souvenir
- Juara III: Rp. 10.000.000,- + sertifikat + souvenir
- Hadiah hiburan untuk 7 nominator
• Peserta yang berhalangan hadir wajib mengkonfirmasi panitia H-10 dan hadiah & souvenir dapat diambil di Markas Pusat PMI Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 96, Jakarta Selatan selambat-lambatnya dua minggu setelah acara pengumuman 26 Desember 2012.
• Keputusan juri adalah mutlak, tidak dapat diganggu gugat, dan tidak ada korespondensi apa pun terkait keputusan yang telah dikeluarkan.


Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Panitia Film Pendek PMI, Biro Humas Markas Pusat PMI, Telp. 021-7992325 Ext. 300-301.

Jumat, 12 Oktober 2012

Ingin Menyumbangkan Darah di Jepang?

19.03 |

Liburan akhir pekan ndak sengaja lihat situs palang merah jepang, kali ini saya akan coba nerjemahin informasi palang merah jepang, terutama tempat2 buat para pendonor di jepang yang mudah di akses. Berikut pengalaman saya.

Bulan lalu setelah selesai melihat hasil medical check up saya dan hasilnya bagus, saya coba donor darah di PMI Yokohama dekat dengan perusahaan saya bekerja. Iseng2 masih liburan dan tidak tau mau jalan2 kemana akhirnya siang2 saya putuskan main ke PMI buat donor darah, setelah sampai di PMI Yokohama tidak semudah yang saya kira, kalau kita mau donor darah harus bisa komunikasi dan terutama mengisi form pendaftaran buat kartu anggota donor darah seperti di Indonesia. Kalo di Jepang masalahnya form pengisiannya hanya ada versi bahasa jepang tidak ada yang bahasa inggris, jadi sedikit repot mengisinya, maklum masih lemah membaca kanji. Tetapi untungnya saya sudah tidak susah buat komunikasi bahasa jepang, kalo ada yang tidak tahu orang PMI Jepangnya tidak segan memberi tahu,, :-)

Pertama kali datang di PMI Jepang kesannya sangat kagum sekali lihat gedungnya yang gede, mungkin karena di kota besar Yokohama y,, :-)

Gambar PMI Yokohama sebelah Pintu Barat Stasiun Yokohama
Gambar PMI Yokohama sebelah Pintu Timur Stasiun Yokohama, tempat saya donor, dekat dengan pintu keluar kereta soalnya,, :-)

Setibanya disini saya langsung ke Uketsuke (Resepsionis) dan langsung dikasih form pendaftaran dan setelah selesai saya jg harus menjawab pertanyaan yang ada di komputer depan resepsionis, jadi disana saya disuruh mengisi pertanyaan yang ada dikomputer sampai selesai. Katanya c tiap kali mendaftar emang kayak gitu agak sedikit ribet tapi gampang soalnya dibimbing sampai selesai. ^_^
 Gambar Tempat Uketsuke (Resepsionis)

Dan setelah selesai semua akhirnya saya dapat kartu donor darah pertama saya yang bisa digunakan diseluruh wilayah jepang tanpa perlu daftar dari awal lagi,, hehee
Gambar Kartu Donor Darah Jepang (ukuranya kecil, kayak kartu ATM tapi lebih kecil lagi). Disini tertulis nama, tanggal donor dan kapan bisa kembali donor.

Di Jepang sendiri kalo berat badan lebih dari 50 Kg harus donor 400ml, kalo dibawah 50 Kg harus donor 200ml. Beda y ama di Indonesia, :-)
Disini sama kayak di Indonesia prosesnya sebelum donor di check dulu kesehatanya, dan juga dikasih snack, kalau di Indonesia kan dikasih makan mie telor sama susu ya biasanya. Tapi kalo disini dikasih roti sama minuman yang bisa milih sendiri di jidohanbaiki (mesin penjual otomatis) jadi kita tinggal milih saja minuman yang ada di mesin penjualan itu semaunya.
Gambar Ruang Tunggu giliran donor darah dan setelah donor darah


Setelah menunggu giliran sambil minum susu strowbery hangat, tak lama kemudian tiba giliranku di panggil, tempat donornya luas dan banyak tempat tidur buat donor darahnya. Disini waktu donor darah juga kita bisa nonton tivi dan milih channel sendiri semau kita, tapi tidak boleh mengeraskan volumenya bisa ganggu yang lain :-).
Dan tidak lama kurang lebih 20 menit sudah selesai, setelah selesai saya disuruh istirahat dulu di Ruang tunggu biar kondisinya tidak ngedrop, (habis donor darah badanku juga sedikit enteng tapi lemes juga c, maklum 400ml pertama kali hehee). Habis selesai donor darah saya ditawarin mau minum es krim gak, kalo mau nanti di kasih resepsionis koin buat beli es krim di mesin penjualan. Abis donor darah saya disuruh ke resepsionis katanya setelah donor darah hasil check lab donor darah nanti dikirim ke rumah lewat pos, jadi saya bisa lihat hasil check darah saya secara gratis nantinya. Enak y pelayanannya dah dapet medical check up darah komplit gratis lagi.

Sekian pengalaman saya donor darah pertama kali di PMI Jepang semoga bermanfaat. :-)

Di Jepang terutama tempat saya Prefektur Kanagawa Kota Yokohama ada situs Palang Merah Kanagawa yang bisa di akses lewat internet, kalo ada kabar2 ato event2 tertentu biasanya di umumkan lewat sini http://www.jrcs-kanagawa.org/ketueki/

Kamis, 06 September 2012

QUESTION & ANSWER : Tentang Lambang Palang Merah

02.22 |


Mengacu pada banyaknya penyalahgunaan lambang palang merah dan bulan sabit merah oleh berbagai pihak tanpa ada upaya apapun untuk penertibannya, baik dari pemerintah maupun dari PMI sendiri sebagai perhimpunan nasional kepalangmerahan yang telah ditunjuk oleh pemerintah, maka PMI berinisiatif untuk memulai program kampanye Lambang sebagai upaya untuk mendukung pengesahan RUU Lambang Palang Merah oleh DPR RI. Untuk itu berikut beberapa pertanyaan dan jawaban terkait lambang palang merah.
 1.       Apakah lambang palang merah itu ? 
Lambang palang merah adalah simbol berbentuk palang sama panjang antara vertikal dan horizontal yang seluruhnya berwarna merah. Lambang palang merah harus selalu diletakan  diatas dasar putih.
 2.       Apakah fungsi lambang palang merah?
Lambang mempunyai dua fungsi, yaitu sebagai tanda pengenal atau identifikasi serta fungsi perlindungan atau proteksi. Kedua fungsi ini mempunyai maksud dan tujuan yang berbeda sesuai dengan situasi yang dihadapi.
 3.       Apakah bedanya lambang sebagai tanda pengenal (identifikasi) dan sebagai tanda pelindung (proteksi)?
Sebagai tanda pengenal (identifikasi), lambang berfungsi untuk memfasilitasi kegiatan-kegiatan kemanusiaan oleh petugas palang merah, sehingga mereka yang bertugas termasuk para sukarelawan mempunyai akses seluas-luasnya, misalnya dalam penanggulangan konflik dan bencana. Lambang sebagai tanda pelindung (proteksi) berfungsi untuk memberikan proteksi kepada petugas yang menggunakan lambang itu beserta sarana dan prasarana yang digunakan misalnya ambulans untuk memperoleh perlindungan. Fungsi proteksi digunakan dalam hal terjadi konflik bersenjata. Dalam hal-hal tertentu kedua fungsi ini berguna secara simultan yaitu dalam situasi konflik dan non-konflik.
 4.       Siapakah yang berhak menggunakan lambang?
Lambang dengan fungsi-fungsi sebagaimana dikemukakan diatas, hanya dapat digunakan untuk petugas-petugas palang merah baik dalam keadaaan non-konflik maupun dalam konflik bersenjata.

Penggunaan lambang oleh pihak-pihak lain tanpa ijin penguasa/pemerintah dan/atau pengurus palang merah yang berwenang untuk itu, merupakan pelanggaran terhadap Konvensi Jenewa tahun 1949 pasal 43 dalam hal konflik dan pasal 53 dalam hal non-konflik. Sebagaimana dimaklumi, Konvensi Jenewa tahun 1949 telah diratifikasi oleh Negara Republik Indonesia dengan Undang-Undang  no 59 tahun 1958.

Pasal 53 Konvensi Jenewa 1949 berbunyi sebagai berikut:

” Pemakaian lambang atau sebutan "Palang Merah" atau "Palang Jenewa" atau tanda atau sebutan apapun yang merupakan tiruan dari padanya oleh perseorangan, perkumpulan-perkumpulan, perusahaan atau perseroan dagang baik pemerintah maupun swasta, selain dari mereka yang berhak di bawah Konvensi ini selalu harus dilarang, apapun maksud daripada pemakaiannya itu dan tanpa mengindahkan sebagai penggunaannya.” (terjemahan oleh Direktorat Jenderal Hukum dan Perundang-undangan Hukum Departemen Kehakiman, Jakarta, Agustus 1999).
 5.       Siapakah yang berhak menggunakan lambang pada situasi non-konflik?
Merujuk pada Pasal 44 Konvensi Jenewa tahun 1949, dalam situasi non-konflik, lambang palang merah hanya boleh digunakan oleh petugas palang merah dalam menjalankan tugas kemanusiaan mereka.

Sebagai tanda pengenal, lambang ini hanya boleh digunakan oleh personel yang menggunakan lambang palang merah yaitu:

  1. Personil medis dan rohaniwan angkatan bersenjata dari suatu negara.
  2. Para personel yang telah diizinkan oleh penguasa militer untuk membantu dinas kesehatan angkatan bersenjata.
  3. Anggota Palang Merah nasional dari suatu negara.
  4. Anggota Federasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional (IFRC)
  5. Anggota Komite Internasional Palang Merah (ICRC)
 6.       Siapakah yang berhak menggunakan lambang palang merah pada situasi konflik bersejata?
Merujuk pad pasal 24, 25 dan 26 Konvensi Jenewa tahun 1949, maka sebagai lambang pelindung, lambang palang merah hanya boleh digunakan oleh para personel sbb:
  1. Personil medis dan rohaniwan angkatan bersenjata dari suatu negara.
  2. Personil Komite Internasional Palang Merah atau International Committee of the Red Cross (ICRC) yang bertugas membantu/menolong korban konflik.
  3. Para personel telah diizinkan oleh penguasa militer untuk membantu dinas kesehatan angkatan bersenjata. 
 7.       Apakah hubungan antara lambang palang merah dengan Palang Merah Indonesia (PMI) ?
Palang Merah Indonesia didirikan pada tanggal 17 September 1945. Palang Merah Indonesia merupakan satu-satunya perhimpunan palang merah nasional (National Society). Palang Merah Indonesia didirikan berdasarkan Kepres No 25 tahun 1950 dan Kepres No 246 tahun 1963. Sebagai perhimpunan nasional palang merah, Palang Merah Indonesia bertugas untuk membantu pemerintah (auxiliary function) dengan tetap menjaga kemandiriannya serta mematuhi semua peraturan yang berlaku di Indonesia. Palang Merah Indonesia sebagai satu-satunya perhimpunan nasional juga memiliki legitimasi berdasarkan Statuta Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.
 8.       Selain lambang palang merah, apakah ada lambang lain yang juga berfungsi sama dengan lambang palang merah?
Ada 3 lambang lain yang juga diakui oleh Konvensi Jenewa 1949 sebagai lambang yang memiliki fungsi sama dengan lambang palang merah, yaitu lambang bulan sabit merah, singa & matahari merah serta Kristal merah. Saat ini ada 153 negara yang gunakan lambang palang merah, 33 negara gunakan lambang bulan sabit merah, 1 negara gunakan lambang Kristal merah dan tidak ada lagi negara yang gunakan lambang singa & matahari merah. Dari ke-4 lambang tersebut, telah ditentukan bahwa satu negara hanya boleh menggunakan salah satu lambang saja.

Disebutkan dalam lanjutan pasal 53 Konvensi Jenewa 1949 :

“Larangan yang ditetapkan dalam paragraf pertama dari pasal ini akan berlaku juga untuk lambang-lambang dan tanda-tanda yang disebutkan dalam paragraf kedua Pasal 38 (bulan sabit merah, singa & matahari merah), tanpa mempengaruhi hak apapun yang diperoleh karena pemakaiannya terlebih dahulu”.
 9.       Jika ada pihak lain yang ingin melakukan kegiatan kemanusiaan sebagaimana yang dilakukan Gerakan PM/BSM Internasional, lambang apakah yang dapat digunakan?
Tidak ada ketentuan tentang lambang apa yang dapat digunakan untuk kegiatan kemanusiaan oleh pihak-pihak selain yang tersebut dalam Konvensi Jenewa 1949. Artinya, semua pihak dipersilahkan mengunakan lambang apapun asalkan bukan lambang palang merah, bulan sabit merah, singa & matahari merah dan kristal merah. Kalau pun menggunakan bentuk yang sama, dipersilahkan menggunakan warna lain misalnya hijau (palang hijau/bulan sabit hijau).
 10.   Mengapa di Satu Negara hanya diperkenankan ada Satu Lambang dan Satu Gerakan (Palang Merah/Bulan Sabit Merah)?
Disuatu negara hanya boleh ada satu lambang dan mendirikan satu gerakan, karena prinsip kesatuan (unity principles). Hal ini dinyatakan dalam pasal 4 Statuta Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional. Dengan prinsip kesatuan dimaksudkan supaya ada kepastian hukum. Hal ini tidak menutup organisasi atau perhimpunan atau bentuk-bentuk lainnya yang menyelenggarakan kegiatan kemanusiaan tetapi mereka tidak boleh sekali-kali menggunakan lambang palang merah atau bulan sabit merah atau kristal merah.
 11.   Apakah konsekuensi jika Indonesia mengadopsi lebih dari satu lambang?
Lambang palang merah, bulan sabit merah dan kristal merah seharusnya melekat pada perhimpunan palang merah atau bulan sabit merah atau kristal merah. Jika Indonesia mengadopsi lebih dari satu lambang, maka Indonesia akan mengalami konsekuensi-konsekuensi sbb:
  1. Indonesia dapat dikategorikan oleh masyarakat internasional sebagai negara yang tidak mengindahkan Konvensi-konvensi Jenewa tahun 1949 berikut semua Protokol Tambahannya. Sedangkan Indonesia telah meratifikasi Konvensi Jenewa tahun 1949 menjadi Undang-undang.  
  2. Indonesia tidak mengindahkan Statuta Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yang dalam pasal 4 paragraf 2 berbunyi:
”Be the only National Red Cross or Red Crescent society of the said state and be directed by a central body which shall alone be competent to represent it in dealing with another component of the Movement” (Dalam satu Negara hanya diperkenankan satu perhimpunan nasional palang merah atau bulan sabit merah yang dipimpin oleh satu pengurus pusat yang mempunyai wewenang untuk mewakili dalam hubungan dengan komponen lainnya dari Gerakan).

Catatan: Yang dimaksud dengan ’the Movement’ adalah Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional yang terdiri dari IFRC, ICRC dan semua perhimpunan nasional palang merah atau bulan sabit merah dari setiap Negara. 
  1. Jika Indonesia tidak mengindahkan butir a dan/atau butir b diatas maka konsekuensi lebih lanjut adalah, Indonesia tidak memenuhi persyaratan yang sah untuk membentuk suatu perhimpunan nasional dengan lambang palang merah atau bulan sabit merah.12.         Apakah hubungan Perhimpunan Nasional dengan Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC)?
IFRC merupakan Federasi dari perhimpunan-perhimpunan palang merah, bulan sabit merah dan kristal merah dari berbagai negara. Hingga saat ini jumlah anggota Federasi Internasional sebanyak 183 Perhimpunan Nasional (National Society). Pehimpunan Nasional yang menjadi anggota Federasi yang menggunakan lambang palang merah pada saat ini berjumlah 150 perhimpunan. Anggota Federasi yang menggunakan lambang Bulan Sabit Merah sebanyak 32 perhimpunan dan yang menggunakan lambang kristal merah ada 1 perhimpunan.

PMI sebagai perhimpunan nasional menjadi anggota Federasi yang ke 68 dan secara sah diterima sebagai anggota pada 16 Oktober 1950. Sebagai anggota Federasi tentu PMI mempunyai hak-hak dan kewajiban sesuai dengan Statuta Gerakan. ICRC berbeda dengan IFRC. Anggota ICRC adalah perorangan, bukan lembaga atau perhimpunan nasional. Jadi PMI bukan anggota ICRC, tetapi PMI bekerja sama dengan Federasi dan ICRC sesuai tugasnya masing-masing. Dalam garis besar, hubungan dan kerjasama PMI, IFRC dan ICRC meliputi bidang-bidang antara lain :
  1. Tergabung dalam Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.
  2. Bekerja dengan 7 (tujuh) prinsip yang sama, yaitu Kemanusiaan, Kenetralan, Kesamaan, Kesukarelaan, Kesatuan, Kesemestaan dan Kemandirian.
  3. Bertemu bersama dengan negara-negara anggota Konvensi-Konvensi Jenewa 1949 sedikit-dikitnya sekali dalam 4 (empat) tahun.
Perlu ditegaskan tidak ada satu negara pun yang menggunakan lambang lebih dari satu lambang, yaitu lambang palang merah dan bulan sabit merah dalam waktu bersamaan. Jika hal ini terjadi, maka secara eksplisit berarti ada dua perhimpunan nasional atau telah terjadi penyalahgunaan lambang.

Mengingat hal ini merupakan masalah yang fundamental maka dalam Rancangan Undang-Undang Republik Indonesia tentang Lambang Palang Merah yang diajukan oleh pemerintah dalam konsideransnya antara lain dicantumkan pertimbangan :

“b. bahwa lahirnya Palang Merah Indonesia sebagai perhimpunan kemanusiaan yang menggunakan palang merah sebagai lambang pelindung dan lambang pengenal dalam kegiatan kemanusiaan sejalan dengan Konvensi-konvensi Jenewa tentang perlindungan korban perang yang antara lain mengatur lambang palang merah atau lambang bulan sabit merah.”
 13.         Dimanakah letak urgensi undang-undang lambang?
Urgensi Undang-Undang Lambang Palang Merah dengan fungsi-fungsi sebagaimana diterangkan diatas merupakan kebutuhan nasional baik pada situasi non-konflik ataupun pada situasi konflik. Undang-Undang Lambang Palang Merah merupakan konsekuensi bagi Republik Indonesia yang telah meratifikasi Konvensi Jenewa 1949. Undang-Undang Lambang Palang Merah juga memberikan kepastian hukum bagi perhimpunan nasional baik pada tataran dalam negeri maupun dalam pergaulan internasional. Perlu disadari bahwa pengabaian hal ini dapat mengakibatkan terjadinya penyalahgunaan lambang untuk tujuan-tujuan lain seperti untuk kepentingan politik, komersial dan berbagai kepentingan lain yang seharusnya dapat dicegah dengan adanya undang-undang.

Kamis, 30 Agustus 2012

Tim PMI Masuk & Distribusikan Bantuan di Sittwee

19.32 |

Izin Disetujui,
Tim PMI Masuk & Distribusikan Bantuan di Sittwee


Siaran Pers
Kamis, 30 Agustus 2012


Tim Palang Merah Indonesia pada Kamis pagi (30/8) akhirnya berhasil masuk ke Sittwee dan mendistribusikan bantuan kemanusiaan bagi para korban konflik di Myanmar disana. Tim PMI terdiri dari 7 orang yaitu Arifin Muhammad Hadi, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI (Koordinator), Maung Maung Khin, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Palang Merah Myanmar, Ridwan Sobri, staf Divisi Penanggulangan Bencana PMI dan 3 orang wartawan. Mereka masuk ke Sittwee setelah mendapat travel permit dari otoritas Pemerintah Myanmar.
Setelah berada di Myanmar sejak Sabtu, 25 Agustus, akhirnya hari ini kami mendapat izin untuk pergi ke Sittwee. Travel permit ini diberikan oleh otoritas pemerintah Myanmar melalui Palang Merah Myanmar dan KBRI di Yangoon”, kata Arifin Muh. Hadi.

Tim berangkat menggunakan Pesawat Fokker selama 1.5 jam perjalanan dengan membawa barang bantuan kemanusiaan berupa 500 paket hygiene kit (peralatan kebersihan), 3 ribu selimut, dan 10 ribu sarung.

Barang bantuan ini dibagi dua. Barang bantuan sebanyak 537 kilogram diangkut dengan pesawat kargo, sedangkan sekitar 7 tons lainnya menggunakan Kapal Laut,” kata Arifin.

Seperti diketahui, Tim PMI berangkat dari Halim Perdana Kusuma menuju Yangoon Myanmar pada Sabtu, 25 Agustus 2012. Misi kemanusiaan ini membawa bantuan untuk didistribusikan ke para korban konflik di wilayah Sittwee.
Misi ini menjadi penting bagi kami karena kami dapat mempraktekkan International Disaster Response Law (IDRL) yang memerlukan kemampuan berkomunikasi, koordinasi dan negosiasi dengan pihak-pihak terkait. Kita pun harus mengikuti mekanisme dan prosedur yang berlaku di negara yang baru beranjak menjadi negara yang demokratis ini” lanjut Arifin.

Setibanya di Sittwee, PMI bersama dengan Palang Merah Myanmar langsung mendistribusikan bantuan kemanusiaan ini untuk para korban konflik.

Bantuan palang merah bersifat netral dan tidak berpihak. Oleh karenanya, bantuan ini kami berikan kepada dua belah pihak yang berkonflik,” tegas Arifin.

Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi: Arifin Muh. Hadi, Kepala Divisi Penanggulangan Bencana Markas Pusat PMI, Hp. 041956065 (no lokal di Myanmar).

Jumat, 06 Januari 2012

5 Manfaat Dari Donor Darah

05.08 |

Simbiosis mutualisme. Itulah yang akan kita rasakan jika kita melakukan donor darah, sebab setiap tetes darah yang kita sumbangkan tidak hanya dapat memberikan kesempatan hidup bagi yang menerima tetapi juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya.

Anggapan yang menyatakan mendonorkan darah bisa membuat kita menjadi lemas adalah salah. Saat kita mendonorkan darah, maka tubuh akan bereaksi langsung dengan membuat penggantinya. Jadi, kita tidak akan mengalami kekurangan darah. Selain membuat tubuh memproduksi darah-darah baru, ada lima manfaat kesehatan lain yang bisa kita rasakan:

1. Menjaga kesehatan jantung
Tingginya kadar zat besi dalam darah akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung. Zat besi yang berlebihan di dalam darah bisa menyebabkan oksidasi kolesterol. Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sama dengan memperbesar peluang terkena serangan jantung dan stroke. Saat kita rutin mendonorkan darah maka jumlah zat besi dalam darah bisa lebih stabil. Ini artinya menurunkan risiko penyakit jantung.

2. Meningkatkan produksi sel darah merah
Donor darah juga akan membantu tubuh mengurangi jumlah sel darah merah dalam darah. Tak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah, karena sumsum tulang belakang akan segera mengisi ulang sel darah merah yang telah hilang. Hasilnya, sebagai pendonor kita akan mendapatkan pasokan darah baru setiap kali kita mendonorkan darah. Oleh karena itu, donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembuatan darah baru.

3. Membantu penurunan berat tubuh
Menjadi donor darah adalah salah satu metode diet dan pembakaran kalori yang ampuh. Sebab dengan memberikan sekitar 450 ml darah, akan membantu proses pembakaran kalori kira-kira 650 kalori. Itu adalah jumlah kalori yang banyak untuk membuat pinggang kita ramping.

4. Mendapatkan kesehatan psikologis
Menyumbangkan hal yang tidak ternilai harganya kepada yang membutuhkan akan membuat kita merasakan kepuasan psikologis. Sebuah penelitian menemukan, orang usia lanjut yang rutin menjadi pendonor darah akan merasakan tetap berenergi dan bugar.

5. Mendeteksi penyakit serius
Setiap kali kita ingin mendonorkan darah, prosedur standarnya adalah darah kita akan diperiksa dari berbagai macam penyakit seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis, dan malaria. Bagi yang menerima donor darah, ini adalah informasi penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui transfusi darah. Sedangkan untuk kita, ini adalah “rambu peringatan” yang baik agar kita lebih perhatian terhadap kondisi kesehatan kita sendiri.

Setelah menginjak usia 17 tahun, cobalah untuk membiasakan diri mendonorkan darah setiap tiga bulan sekali. Tidak hanya akan memberikan perasaan yang senang karena dapat membantu sesama, namun bermanfaat positif bagi kesehatan tubuh kita sendiri. Dan usia maksimal untuk melakukan kebiasaan baik ini adalah hingga berusia 65 tahun. Jadi jangan tunggu lama lagi, ayo… saatnya donor darah!

Senin, 02 Januari 2012

Sifat Berdasarkan Golongan Darah

01.01 |

Golongan darah A

1. Golongan darah A ini biasanya berkepala dingin, serius, sabar dan kalem.
2. Mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya tetapi keras kepala.
3. Sebelum melakukan sesuatu orang bergoldar A biasanya memikirkannya terlebih dahulu dan mempunyai perencanaan yang matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
4. Berusaha membuat diri mereka sewajar dan seideal mungkin.
5. Bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
6. Mencoba menekan perasaan mereka dan kelihatan tegar. Walaupun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lemah seperti gugup dan lain sebagainya.
7. Cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama


Golongan darah B

1. Pemilik golongan darah B ini suka penasaran dan tertarik terhadap segala hal hal baru.
2. Mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan. Hangat-hangat taik ayam, jadi kebalikan dari A yang merencakanan dengan matang sebelum bertindak.
3. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
4. Iingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal dan tidak mau hanya dianggap rata-rata. Cenderung melalaikan lain hal jika sedang terfokus pada satu hal. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan alias kurang bisa multi-tasking.
5. Terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias dari luar tetapi sebenarnya semuanya ternyata sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
6. Suka menyendiri sehingga sering di cap sebagai orang yang tidak mau berteman atau bergaul dengan orang lain. 


Golongan darah AB

1. Golongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
2. Penuh perhatian dan menjaga perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
3. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya. Wah, kalau gitu lebih enak ga jadi orang dekat nya donk ya.
4. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
5. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu panjang dan dalam. Jadi mungkin memikirkan sesuatu sampai ke detil-detilnya ya.
6. Punya banyak teman, tapi membutuhkan waktu dan tempat untuk menyendiri dalam memikirkan persoalan-persoalan mereka. Jadi kalau lagi banyak masalah, ga suka tuch di kerumunin sama teman-teman.


Golongan darah O

1. Golongan darah O biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut. Biasnya mereka berjiwa leadership sebagai seorang pemimpin.
2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi suasan hati mereka yang sedang galau sehingga dari luar mereka akan kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Biasanya mereka baru akan curhat dengan teman akrab atau keluarga dekat tertentu.
3. Apabila kesal terhadap orang, mereka susah marah terhadap orang nya langsung. Jadi suka ga enak hati, padahal hatinya sebel banget tuch sama tuch orang.
3. Biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
4. Disukai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
5. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan gampang menerima hal-hal yang baru.
6. Gampang di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV. Jadi gampang disetir nech golongan darah O ini.
7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu malah yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai.















SIFAT SECARA UMUM


A =Terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas(krn perfeksionis) yang kadang bikin org mudah sebel
B =Nyantai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup
O =Berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil
AB=Unik, nyeleneh, banyak akal, berkepribadian ganda

a.Yg paling gampang ngaret soal waktu
1 B (krn nyantai terus)
2 O (krn flamboyan)
3 AB (krn gampang ganti program)
4 A (krn gagal dalam disiplin)

b.Yang paling susah mentolerir kesalahan orang :
1 A (krn perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2 B (krn easy going tapi juga easy judging)
3 AB (krn asal beda)
4 O (easy judging tapi juga easy pardoning)

c.Yang paling bisa dipercaya :
1 A (krn konsisten dan taat hukum)
2 O (demi menjaga balance)
3 B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4 AB (mudah ganti frame of reference)

d. Yang paling mudah kesasar/tersesat
1 B
2 A
3 O
4 AB

e.Yang paling kuat ingatannya
1 O
2 AB
3 A
4 B

f. Apa yg perlu dianjurkan agar tetap sehat :
1.A (Krn terlalu perfeksionis maka nyantailah sekali-kali, gak usahterlalu tegang dan serius)
2.B (Krn terlalu susah berkonsentrasi, sekali-kali perlu serius sedikit,meditasi, main catur)
3.(Krn daya konsentrasi tinggi, maka perlu juga mengobrol santai,jalan-jalan)
4.AB (Krn gampang capek, maka perlu cari kegiatan yg menyenangkan dan bikin lega).

g. Yg paling gampang nabung :
1 A (suka menghitung bunga bank)
2 O (suka melihat prospek)
3 AB (menabung krn punya proyek)
4 B (baru menabung kalau punya uang banyak)

h. Yg paling panjang umur :
1 O (gak gampang stress, antibodynya paling joss!)
2 A (hidup teratur)
3 B (mudah cari kompensasi stress)
4 AB (amburadul)

i. Yg paling gampang flu/demam/batuk/ pilek:
1 A (lemah terhadap virus dan pernyakit menular)
2 AB (lemah thd hygiene)
3 O (makan apa saja enak atau nggak enak)
4 B (makan, tidur nggak teratur)

j. Yg tidurnya paling nyenyak dan susah dibangunin :
1 B (tetap mendengkur meski ada Tsunami)
2 AB (jika lagi mood, sleeping is everything)
3 A (tidur harus 8 jam sehari, sesuai hukum)
4 O (baru tidur kalau benar2 capek dan membutuhkan)


NB : Golongan dara ane B & 95% sesuai dengan diatas gan


Bonus Gambar


GOL A



GOL AB 


GOL B


GOL O 




Jumat, 23 Desember 2011

Golongan AB tidak memiliki antibodi. Golongan darah O tidak memiliki anti-gen.?

01.38 |


Golongan AB tidak memiliki antibodi. Golongan darah O tidak memiliki anti-gen. Seharusnya golongan darah AB adalah resipien universal dan golongan darah O adalah donor universal. Namun, saat ini transfusi darah diprioritaskan pada golongan darah yang sama antara donor dan resipien. Apakah yang mempengaruhi prioritas tersebut?


Jawabanya,, karena darah yang sama akan lebih sedikit resiko penggumpalan(aglutinasi)nya..
akan saya jelaskan sedikit mengenai goldar yang memang agak sedikit rumit untuk dimengerti.

goldar ada 3 cara pengelompokannya.:
1.sistem ABO yang paling umum..saya rasa kamu sudah memahaminya..
2.sistem MN..artinya selain ABO ada pengelompokan lain yaitu MN.Seseorang yang berdarah M memiliki genotip ImIm,yang berdarah N memiliki genotip ImIn,dan orang yang memiliki darah N memiliki genotip InIn...
3.sistem Rh..
ada dua macam yaitu orang yang berdarah Rh- dan ada yang berdarah Rh+

dari semua ini juga perlu dipertimbangkan dan kemungkinan yang paling kecil terjadi penolakan adalah yang segolongan...

(selengkapnya bisa dilihat di buku biologi kelas XII SMA)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Peliharaanku