Mendukung terwujudnya PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, tanggap dan dicintai masyarakat, digelar Rapat Kerja Bidang Organisasi sepanjang 13-18 November 2011 dan melibatkan sekitar 86 peserta dari 32 provinsi se-Indonesia. Acara resmi dibuka oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla di Batam, Senin (14/11/2011).
Dalam acara pembukaan Rapat Kerja Bidang Organisasi PMI 2011, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla menyampaikan, “Hari ini kita adakan rapat kerja bidang organisasi. PMI selalu utamakan agar lebih banyak respon. Dan semua respon, harus punya infra struktur yang baik. PMI juga harus selalu terorganisir meski dalam situasi darurat.”
Ia juga menjelaskan bahwa PMI memiliki kesempatan yang luas untuk membantu sesama, baik dalam kondisi darurat maupun normal. “PMI harus punya filosofi yang kuat utk menopang semua tindakan kedaruratan. Bagi yang lain adalah darurat, maka bagi PMI hal tersebut adalah rutinitas. Jika kita berbuat baik secara teratur, maka tidak akan terkalahkan,” tegasnya.
Rapat kerja bidang organisasi tahun ini, memiliki beberapa agenda diskusi kelompok dan rapat pleno yang akan menjadi sarana koordinasi dan sosialiasi program.
Lebih detail, Pengurus Pusat PMI Ketua Bidang Organisasi, dr. Ulla Nuchrawaty menjelaskan, “Rapat kerja ini adalah sarana menginformasikan serta menampung aspirasi dan masukan tentang rencana program kerja pengembangan kapasitas organisasi melalui perwakilan PMI Provinsi yang hadir sehingga diharapkan dapat disusun rencana program kerja PMI Pusat dalam Bidang Pengembangan Organisasi yang tepat, sesuai kondisi yang berkembang di Provinsi dan Kabupatem/kota yang sejalan dengan Rencana Strategis PMI pada tahun 2012.”
Acara pembukaan resmi ini juga dihadiri oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Pemprov Kepulauan Riau Amhar Ismail beserta jajarannya, segenap pejabat Pemkot Batam, para perwakilan dan Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, Ketua PMI Kota Batam Ny. Sri Soedarsono beserta jajarannya, dan beberapa Pengurus Pusat PMI diantaranya Ketua Bidang Organisasi dr. Ulla Nuchrawaty, Bendahara PMI Pusat Suryani Motik, Ketua Bidang Kesehatan dan Donor Darah dr. Farid Husein, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri dr. Orie Andari Sutadji, dan Ketua Bidang PMR dan Relawan Muhammad Muas.
Selain itu, PMI Kota Batam juga melibatkan sekitar 20 anggota PMR dari SMA Kartini, Kota Batam sebagai kelompok paduan suara, dan para staf PMI Kota Batam serta relawannya sebagai panitia pendukung disamping tim panitia inti dari PMI Pusat. Rapat Kerja Bidang Organisasi PMI 2011, didukung oleh Palang Merah Kanada, Palang Merah Amerika, Palang Merah Australia, IFRC (International Federation of Red Crescent dan Red Cross), ICRC (International Committee of Red Cross), serta pihak manajemen Hotel Golden View Kota Batam.*
(Foto Oleh Nurmilla Sari, Pengurus PMI Kota Batam)
Kamis, 17 November 2011
PMI Gelar Rapat Kerja Bidang Organisasi di Batam
Selasa, 15 November 2011
Dharma Dexa Gelar Donor Darah Bantu PMI

JAKARTA, - Untuk membantu kebutuhan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI), Dharma Dexa bersama Agung Podomoro Group melakukan kegiatan donor darah dengan target 4.000 kantung darah. Kegiatan bertema “Give Blood Save Lives” ini dilaksanakan pada hari Rabu (9/11/2011) kemarin serentak di 12 mall proyek Agung Podomoro Group di Jakarta dan Bandung.
Acara yang berpusat di Senayan City, Jakarta Pusat dibuka oleh Rini Sutiyoso Ketua PMI DKI Jakarta, didampingi oleh Syahrul Effendi Deputy Gubernur DKI Jakarta, Handaka Santosa CEO Senayan City, dan Gloria S. Haslim Leader Dharma Dexa.
"Selain bekerja sama dengan Agung Podomoro Group, Dharma Dexa juga melakukan kegiatan donor darah secara rutin di berbagai cabang Dexa Group di seluruh Indonesia," ujar Gloria.
Tak hanya sekedar mencukupi kebutuhan stok darah, Dharma Dexa juga turut mendukung usaha menjadikan donor darah sebagai gaya hidup. Belum lama ini, di Pabrik Dexa Medica di Palembang diadakan donor darah selama enam hari berturut-turut.
"Kami memulainya dari karyawan Dexa Group, dan diharapkan dapat dikembangkan ke lingkungan sekitar termasuk di keluarga karyawan Dexa Group," tambah Gloria.
Di sejumlah lokasi pelaksanaan donor darah ini, peserta donor darah dapat memanfaatkan fasilitas pemeriksaan kesehatan yaitu pemeriksaan kadar gula darah, pemeriksaan kadar lemak tubuh dan pemeriksaan kepadatan tulang. Kegiatan ini didukung oleh Vitafem, Produgen dan OGBdexa.
Ke-12 lokasi pelaksanaan kegiatan donor darah ini adalah Senayan City, Blok M Square, Central Park, Lindeteves TC, Emporium Pluit, Season City, Thamrin City, Green Bay Pluit, Royal Mediterania Garden, Kalibata City, serta Festival City Link dan Braga City Walk, Bandung (*)
Kamis, 10 November 2011
Toyota Indonesia Sumbang 2 Unit Ambulans untuk PMI
Pada saat yang sama, para karyawan Toyota Indonesia juga melaksanakan donor darah yang mentargetkan 1000 kantong darah. Hingga akhir bulan Nopember 2011, Toyota Indonesia mentargetkan 5000 kantong darah yang akan disumbangkan oleh para karyawan dari kantor yang berada di Jakarta, Cibitung dan Karawang.
Dalam sambutannya, Presiden Direktur TAM Johnny Darmawan, mengharapkan agar sumbangan Ambulans dan kantong darah dari Toyota Indonesia dapat mendukung kegiatan Palang Merah Indonesia walaupun kecil.
Sementara itu, Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla yang juga menjadi Nara Sumber pada Seminar Kesehatan yang dihadiri oleh para karyawan mengucapkan terima kasih atas sumbangan Ambulans yang diberikan oleh Toyota Indonesia. JK menyatakan, PMI akan selalu meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, diantaranya dengan menambah sarana dan prasarana, termasuk pelayanan darah.
JK juga menjelaskan, darah memang diperoleh secara sukarela dari pendonor. Tapi untuk mendapatkan darah yang aman dan berkualitas diperlukan biaya pengganti pengelolaan darah.
"Untuk mendapatkan darah yang aman dan berkualitas diperlukan biaya pengganti pengelolaan darah, antara lain untuk kantong darah, test terhadap penyakit, transportasi, dan lain-lain," ujar JK.
Penyerahan Ambulans dan donor darah dilaksanakan dalam rangkaian 40 tahun Toyota di Indonesia dan untuk menyambut Bulan Kesehatan di Toyota Indonesia.
Selasa, 08 November 2011
PMI Masih Butuh 40 Unit Mobil Trnasfusi Darah
Sehingga untuk dapat menjangkau seluruh wilayah di tanah air, menurut Ketua PMI Jusuf Kalla saat menerima bantuan satu unit mobil transfusi darah dari PT Sidomuncul di kantor Pusat PMII, Jakarta Selatan, Selasa ( 8/11/2011) PMI masih memerlukan tambahan bantuan 40 unit lagi agar dapat merata dalam melakukan kegiatan donor darah.
Diutarakan Kalla setiap propinsi di Indonesia idealnya memiliki satu unit mobil transfusi darah, maka dengan jumlah 100 unit, paling tidak semua propinsi dapat dengan mobile mencari pendonor darah.
Hingga akhir tagun 2011 menurut Kalla, PMI menargetkan akan dapat mengumpulkan 4,5 juta kantong darah,, jauh lebih besar dibandingkan tahun 2010 lalu yang hanya mampu mencapai 3,5 juta kantong.
Pemberian satu unit mobil transfusi darah yang diberikan PT Sidomuncul ini, menurut Direktur Utama PT Sidomuncul , Irwan Hidayat telah diserahkan kepada pihak PMI Jawa Tengah, mengingat lokasi kegiatan pabrik Sidomuncul berada dibilangan Ungaran, Semarang.
“ Dengan pemberian bantuan ini setidak-tidaknya akan membantu orang lain yang memerlukan bantuan, terutama bantuan darah melalui PMI.” Ujar Irwan.
Bantuan mobil transfusi darah dari PT Sidomuncul ini senilai Rp 500 njuta berada dalam rangkaian sebuah bus Hino , sudah lengkap dengan empat tempat tidur, fasilitas laboratoriun, alat pendingin serta komputer untuk memproses darah dari pendonor menuju tempat penyimpanan.
Terkait dengan batuan banjir di Thailand Ketua PMI Jusuf Kalla mengatakan PMI Indonesia telah memberi bantuan uang sebesar 100.000 dollar Amerika yang lebih diperuntukkan bagi mobilisasi pengungsi yang terkena musibah banjir
Senin, 07 November 2011
PMI Provinsi Lampung

Minggu, 06 November 2011
PMI Provinsi Sulawesi Selatan

Kamis, 03 November 2011
PMI Provinsi Sulawesi Barat
Provinsi Sulawesi Barat merupakan provinsi baru pemekaran dari provinsi Sulawesi Selatan. PMI Provinsi Sulawesi Barat juga masih berusia muda. Namun saat ini telah memiliki 4 (empat) cabang yakni PMI Kabupaten Polewali Mandar, Majene, Mamasa, dan PMI Cabang Mamuju.
Berdasarkan data tahun 2008, PMI Daerah Provinsi Sulawesi Barat beserta cabang-cabangnya saat ini mempunyai sumber daya 274 anggota Korps Sukarela (KSR), 169 anggota Tenaga Sukarela (TSR), 119 Pelatih, 59 orang Pembina, 1230 anggota PMR serta 98 Pengurus dan Staf Markas PMI se Provinsi Sulawesi Barat.
Selasa, 01 November 2011
PMI Provinsi Sumatera Barat
PMI Provinsi Sumatera Barat memiliki 17 Cabang yaitu PMI Kota Padang, Kota Sawahlunto, Kota Solok, Pesisir Selatan, Sijunjung, Kota Padang Panjang, Tanahdatar, Pasaman, Kota Pariaman, Kabupaten 50 Kota, Pasaman Barat, Kepulauan Mentawai, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kabupaten Agam, Pariaman dan Solok.
Berdasarkan data tahun 2008, keanggotaan PMI Provinsi Sumatera Barat memiliki sumber daya anggota Korps Sukarela (KSR) 1500 orang, Tenaga Sukarela (TSR) 210 orang, Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) 64 orang, dan anggota Palang Merah Remaja (PMR) tingkat Mula, Madya dan Wira 3.308 orang, serta pengurus dan staf sebanyak 201 orang.