Jumat, 24 Desember 2010

MIMISAN

20.03 |

Mimisan umumnya terjadi bila pembuluh darah dalam lubang hidung pecah akibat benturan pada hidung, bersin, mengorek hidung atau saat membuang lendir. Mimisan juga bisa disebabkan oleh iritasi atau keringnya lapisan selaput dalam hidung akibat berkurangnya kelembaban dan lingkungan yang kering.

Keluarnya darah biasanya hanya terjadi dari salah satu lubang hidung. Kebanyakan mimisan berasal dari pembuluh darah yang terletak pada bagian depan hidung. Sebagian lagi disebabkan oleh perdarahan dari bagian belakang hidung yang mengalir ke dalam tenggorokan. Mimisan jenis ini lebih sulit dikendalikan dan hampir selalu membutuhkan pertolongan medis.

Yang harus dilakukan :

  • Dudukkan anak dengan posisi agak condong ke depan. Posisi ini menahan darah agar tidak mengalir ke belakang tenggorokan yang bisa menyebabkan anak muntah-muntah.
  • Periksa apakah ada benda dalam hidung anak, jika ditemukan ambil benda tersebut bila perlu.
  • Pencet hidung anak selama 10 menit pada bagian yang empuk (dibawah tulang hidung) dan biarkan ia bernapas melalui mulut.
  • Jika darah masih keluar, pencet kembali selama beberapa menit.
  • Jika perdarahan bisa dikendalikan, bersihkan hidung dan mulutnya perlahan dengan kain basah.

Hubungi dokter jika :

  • Darah mengalir deras dan penderita pusing atau lemas.
  • Perdarahan terus berlangsung lebih dari 30 menit.
  • Mimisan disebabkan oleh benturan pada kepala.

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Peliharaanku